Respon Cepat Polsek Ngawen Tangani Kasus Anak Tenggelam di Embung Rowobungkul

Blora — Polsek Ngawen bergerak cepat menangani kejadian tragis meninggalnya seorang anak perempuan berusia 10 tahun, Siti Salsa Billa Ramadhani, yang tenggelam di Embung Rowobungkul, Desa Rowobungkul, Kecamatan Ngawen, pada Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

Peristiwa bermula ketika korban datang ke embung bersama kakaknya, Ahmad Zainuri, dan seorang temannya bernama Fajar. Saat kakaknya sedang mencuci motor di sisi utara embung, korban berpindah ke sisi selatan dan bermain air bersama Fajar. Tak lama kemudian, korban turun ke embung untuk mandi dan tiba-tiba tenggelam. Fajar yang panik segera memberi tahu kakak korban, dan warga sekitar pun ikut membantu melakukan pencarian. Sekitar lima menit kemudian, korban berhasil ditemukan namun dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Mendapat laporan dari Kepala Desa Rowobungkul, Sugiyanto, Polsek Ngawen langsung melakukan respon cepat menuju lokasi kejadian. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Ngawen, AKP Lilik Eko Sukaryono, S.H., M.H., tim kepolisian bersama anggota Koramil Ngawen segera melakukan tindakan penanganan.

Di lokasi, petugas melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta memastikan situasi aman dan terkendali. Korban kemudian dibawa ke UPTD Puskesmas Rowobungkul, namun setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia akibat tenggelam, tanpa ditemukan tanda-tanda kekerasan atau unsur pidana.

Dalam keterangannya, Kapolsek Ngawen menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah cepat, mulai dari menerima laporan, mendatangi TKP, mengamankan informasi, hingga melaporkan situasi kepada pimpinan secara berjenjang.

“Kami turut berduka atas kejadian ini. Polsek Ngawen telah memberikan respon cepat untuk memastikan penanganan dilakukan secara profesional dan transparan,” ujar Kapolsek.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di area perairan seperti embung, sungai, dan kolam, guna mencegah terjadinya kejadian serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *