BLORA – Kepolisian Resor (Polres) Blora melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung penyiapan sumber daya manusia yang siap kerja. Melalui implementasi Program Quick Wins Polri dalam giat bertajuk “Polisi Peduli Pengangguran”, personel Satbinmas memberikan pembinaan karakter dan pelatihan kedisiplinan bagi para peserta pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertransos Kabupaten Blora, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 08.15 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Blora AKP Edi Santosa, S.H., M.H., didampingi para Kanit Satbinmas, Kepala BLK Blora, serta staf dan jajaran instruktur.
Sebanyak 80 peserta dari berbagai kejuruan antusias mengikuti rangkaian materi, mulai dari Peraturan Baris Berbaris (PBB) hingga pembekalan etos kerja. Para peserta tersebut terbagi ke dalam lima kejuruan keahlian, meliputi pelatihan otomotif, mesin sewing, tata rias artis, membatik canting, serta tata boga pembuatan kue dan roti, dengan masing-masing kelas diisi oleh 16 peserta.
Kapolres Blora AKBP Inggal Widya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H., menyampaikan bahwa keterampilan teknis harus diimbangi dengan fondasi mentalitas dan kedisiplinan yang kokoh agar para calon tenaga kerja mampu bersaing secara profesional di dunia industri.
“Program Polisi Peduli Pengangguran ini merupakan wujud kepedulian Polri dalam mempersiapkan generasi muda Blora menyongsong dunia kerja. Melalui pelatihan dasar PBB dan pembinaan karakter, kami ingin menanamkan rasa disiplin, tanggung jawab, serta ketahanan mental sejak dini. Keterampilan yang mumpuni jika dibarengi dengan kedisiplinan tinggi tentu akan melahirkan tenaga kerja yang tangguh dan diperhitungkan,” ujar AKP Midiyono.
Lebih lanjut, AKP Midiyono menambahkan bahwa kegiatan kolaboratif ini juga menjadi sarana mempererat kemitraan strategis antara Polres Blora dengan Disnakertransos Kabupaten Blora. Sinergi ini diharapkan tidak hanya menekan angka pengangguran di wilayah Blora, tetapi juga mencetak tenaga kerja lokal yang memiliki integritas dan loyalitas tinggi saat diterjunkan ke pasar kerja.

